Puasa 2 menit baca
Sahur dan Berbuka
Sahur dan berbuka menjadi dua kesempatan untuk menyiapkan serta menutup ibadah puasa dengan tertib. Keduanya mengikuti waktu setempat, bukan jam yang sama untuk semua wilayah.
Menyiapkan sahur
Sahur dianjurkan, dan waktunya dapat diakhirkan selama belum masuk Subuh. Jadikan sahur kesempatan mengingat niat, bukan hanya mengisi perut. Beri jarak yang cukup untuk menyelesaikan makan tanpa tergesa-gesa mendekati fajar.
Rujukan: Rumaysho [1]
Imsak berbeda dengan awal puasa
Penanda imsak pada jadwal merupakan pengingat untuk bersiap berhenti makan. Batas dimulainya puasa adalah terbit fajar, yaitu masuknya waktu Subuh. Jadi, imsak tidak mengubah waktu mulai puasa menjadi lebih awal.
Gunakan jadwal terpercaya untuk lokasi tempat berada. Jangan memakai jadwal kota lain hanya karena lebih lambat. Bila waktu Subuh sudah masuk, makan dan minum harus dihentikan.
Rujukan: Rumaysho [1]
Adab berbuka
Berbuka dianjurkan segera setelah yakin matahari terbenam. Tidak perlu menunggu hingga benar-benar gelap. Kurma dapat menjadi pembuka; jika tidak ada, air juga dapat digunakan.
- Pastikan waktu Magrib setempat sudah masuk.
- Awali dengan menyebut nama Allah, lalu makan atau minum untuk berbuka.
- Baca doa dan syukuri kesempatan menjalankan puasa.
- Tunaikan shalat Magrib; jangan biarkan makan berbuka membuat shalat terabaikan.
Rujukan: Rumaysho [2]
Doa setelah berbuka
Salah satu doa yang diriwayatkan dari Nabi berkaitan dengan berbuka ialah berikut. Maknanya mengingatkan kita pada nikmat berakhirnya dahaga dan harapan diterimanya ibadah.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru in sya Allah.
Makna: Dahaga telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala ditetapkan, apabila Allah menghendaki.
Rujukan: Rumaysho [2]
Sumber Rujukan
Penjelasan dirangkum dan ditulis ulang dari rujukan berikut.Bacaan Arab dipertahankan; transliterasi membantu pembacaan, bukan menggantikan teks Arab.
- Enam hal sunnah puasaRumaysho
- 24 jam di bulan RamadanRumaysho
Materi ini merupakan pengantar belajar dan belum ditinjau secara khusus oleh ahli fikih. Untuk keadaan pribadi atau persoalan yang belum tercakup, konsultasikan dengan ahli agama yang dipercaya.